Press "Enter" to skip to content

Tindak Tegas Penimbunan Pupuk Bersubsidi Ilegal

Bojonegoro Post – Dandim (Komandan Kodim) Bojonegoro Letkol Inf Hery Subagyo meminta jajarannya untuk mengawasi peredaran pupuk bersubsidi di semua desa yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro. Dikarenakan pihaknya telah mendapatkan informasi adanya jual beli pupuk bersubsidi yang tidak tepat sasaran maupun ilegal.

“Jangan sampai ada penimbunan yang ujung ujungnya hanya menguntungkan pihak yang biasa bemain main dalam mengkondisikan pupuk bersubsidi, terutama anggota TNI untuk tidak turut serta dalam bisnis gelap. Apabila terjadi, kami tidak segan untuk memproses anggota TNI yang terlibat,” kata Dandim, Minggu (08/01/2017).

Saat disinggung tentang adanya sebuah gudang yang setiap tengah malam ada kegiatan keluar masuknya angkutan pupuk bersubsidi. Gudang itu milik perorangan, berdekatan dengan markas jajaran Kodim di sebuah kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Dandim mengaku telah menugaskan intelejen jajarannya untuk mengungkap informasi tersebut.

“Kalaupun jajaran saya yang bertugas di dekat gudang tersebut, ikut terlibat, awas saja. Saya pasti bertindak dan ini sudah perintah panglima untuk bertindak tegas kepada siapapun anggota TNI yang terlibat. Apalagi petrani itu sahabat TNI, jadi seharusnya anggota TNI membantu petani. Bukan malah menyusahkan,” tegasnya.

Informasi yang diperolehnya dari kegiatan gudang milik salah satu warga di kecamatan, setiap tengah malam dating satu unit truk yang mengangkut pupuk bersubsidi berbagai jenis buatan PT Petrokimia Gresik. Truk itu menurunkan pupuk tersebut di dalam gudang, menjelang pagi pupuk diangkut pick up dan dibawa ke utara dari gudang tersebut.

Dandim menilai, penimbunan pupuk bersubsidi bisnis yang menggiurkan, karena nilai jualnya berlipat hingga naik 50 persen.”Ini masih dalam proses mengungkapnya dan seharusnya janganlah berbisnis yang sangat menyusahkan petani, dimana petani kesulitan mendapatkan pupuk. Malah ada pihak cari untung besar,” terang Dandim.

Disebutkannya, data awal bisnis jual beli pupuk yang tidak resmi itu telah diperolehnya. Hanya menunggu waktu yang tepat untuk menindak pelakunya. Jelasnya untuk perkembangan dalam mengungkap pelaku sekaligus menggerebek gudang pupuknya, pihaknya tetap mengharapkan laporan masyarakat.”Saya yakin apabila kejahatan itu dilawan bersama, gampang untuk diatasi,” imbuhnya. (ren/BP)

463total visits,0visits today

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open


Hotline red.bojonegoropost@gmail.com
Redaksi Perum Citra Permata Rajekwesi AA No 4, Ngumpakdalem, Dander, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi