Press "Enter" to skip to content

Smadabo Pelopor Keroncong Pelajar

Bojonegoro Post – Berawal dari ketertarikannya dengan seni musik, pelajar SMAN 2 Bojonegoro (Smadabo), Rivaldi dan Risco, mantap memilih genre musik keroncong untuk menyalurkan hasrat bermusiknya. Untuk lebih menegaskan pilihan kedua pelajar kelas XI itu mengajak rekan lainnya untuk membentuk group musik keroncong.

Kemudian dilabeli Keroncong Simpang Limo. Musik keroncong yang selama identik dengan musik orang tua, tidak menyurutkan minat para musisi muda untuk menekuni jenis musik asli Indonesia yang diadopsi dari Portugis ini.

Sedangkan, para krunya,
Rivaldi Dwiky Agustian (cello), Risko Surya Ramadhan (bass), Diaz Yova Mahesa (cuk), Galih Rihan (cak), One Octadion (biola), Yuli Setiyanto (flude), Edwin Habibatul Whida dan
Imanuella Talita Putri (vokal).

“Ya, kami berniat mengembangkan musik keroncong di Smada, khususnya dan semoga bisa nular ke pelajar dari sekolah lain, ” kata Rivaldo, salah satu personil group keroncong Simpang Limo, Senin (20/02/2017).

Rivaldo menambahkan, bahwa pilihan ini tepat, disaat anak muda lain lebih gandrung dengan budaya pop, semacam k pop asal Korea.”Kami yakin pilihan kami (menekuni musik keroncong) bukan pilihan yang salah. Keroncong tidak kalah keren dibanding musik lain. Justru dengan belajar keroncong kita akan semakin menajamkan skill bermusik kami, sebab musik ini mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi,” papar Aldo, panggilan akrabnya.

Greget para siswa untuk menjadi pelopor lahirnya group keroncong pelajar ini mendapat sambutan positif dari kepala SMAN 2 Bojonegoro, Mashadi.

Dia menyatakan bangga dengan kreatifitas para siswanya.”Saya pribadi sangat mendukung, setiap kegiatan positif para siswa dan akan memfasilitasi kebutuhan mereka untuk semakin mengembangkan kreatifitasnya,” katanya.

Dibawah bimbingan Yuli Setiyanto, yang juga guru mata pelajaran seni budaya, keroncong Simpang Limo, melakukan latihan rutin seminggu dua kali.”Untuk sementara saya membantu anak anak dengan memainkan alat musik flute,” ujar Yuli.

Dia berharap kelahiran kelompok musik keroncong Simpang Limo ini menginspirasi para pelajar untuk lebih mencintai budaya bangsa. (sighro budiono/red)

1127total visits,0visits today

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open


Hotline red.bojonegoropost@gmail.com
Redaksi Perum Citra Permata Rajekwesi AA No 4, Ngumpakdalem, Dander, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi