Beasiswa, Pemkab dan AKN Ada Kesepakatan

Bojonegoro Post – Bagian Kesejahteraan Pemkab Bojonegoro, menyebut ada ikatan perjanjian dengan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Rintisan Polinema sehingga berdampak adanya perlakuan perbedaan dengan kampus-kampus lain. Hal itu berkaitan salah satu upaya Pemkab dalam membantu AKN agar menjadi perguruan tinggi negeri.

Pihaknya juga menyebut telah memberikan beasiswa untuk warga kurang mampu yang diberikan sejak 2013 hingga 2017. Untuk 2013, beasiswa disalurkan melalui BP2KB, baru 2014 ditangani Kesra.

“Setiap orang atau mahasiswa mendapat bantuan sebesar Rp2 juta,” kata Kepala Bagian Kesra Lasujono. Dia mengatakan, jumlah penerima beasiswa untuk keluarga kurang mampu pada 2014 sebanyak 266 mahasiswa, 2015 sebanyak 436 mahasiswa, 2016 sebanyak 371 mahasiswa, 2017 sebanyak 300 mahasiswa.

“Pemberian beasiswa tahun ini berdasarkan pengajuan tahun sebelumnya,” imbuhnya. Di 2016 lalu, pihaknya menerima pengajuan beasiswa sekitar 600 orang. Tapi hanya 300 yang akan diberikan tahun ini dengan jumlah anggaran Rp 600 juta dari APBD 2017.

“Sisanya yang 300 orang itu masih proses, andaikan di APBD-P 2017 ada tambahan anggaran pasti akan diberikan untuk tambahannya. Kalau tidak, diberikan tahun selanjutnya,” lanjutnya.

Dia menyampaikan, untuk pencairan beasiswa tersebut,  dilakukan melalui rekening masing-masing yang ditransfer oleh Badan Keuangan dan Pengelolaan Aset Daerah (BKAD) Bojonegoro.

Lasujono menegaskan, untuk persyaratan bagi penerima bantuan diantaranya, surat permohonan dari Bupati Bojonegoro, fotokopi KTP dan KK, IPK minimal 3.00 dan surat keterangan tidak mampu dari desa.

Dengan adanya beasiswa ini, pihaknya berharap, bagi warga Bojonegoro yang baru lulus SMA melanjutkan sekolah hingga ke jenjang kuliah. Selain meningkatkan SDM di Bojonegoro, juga membantu siswa berprestasi yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Lasujono mengatakan, anggaran Rp 600 juta tersebut berlaku untuk seluruh perguruan tinggi. Saat ditanya adanya perbedaan syarat untuk AKN berkaitan dengan lampiran IP, Lasujono membantahnya, syarat IP juga diberlakukan bagi AKN sehingga tidak mungkin ada mahasiswa baru yang bisa memperoleh program beasiswa itu.

Sebelumnya, pihak AKN menyatakan bahwa jatah beasiswa yang diterimanya juga diperuntukkan bagi mahasiswa baru. (achmad jamal/rap)

977total visits,0visits today

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply

© 2016 Bojonegoro Post. All Rights Reserved. Design by ThemeVina
Open


Hotline redaksibojonegoropost@gmail.com
Redaksi Jl. MH THamrin, Tegal Luwung No 17, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi