Press "Enter" to skip to content

Selingkuh Dua PNS Pemkab Bojonegoro

Bojonegoro Post – Berumah tangga intinya, pertautan dua kepribadian, sekaligus keberanian untuk saling mengalah. Tanpa itu, bisa dipastikan tak kan langgeng. Baru sepekan jadi pengantin, langsung bubar adalah fenomena yang biasa terjadi di sekitar kita. Bahkan saat masih baru malam pengantinpun. Nampak mesra. Namun begitu keaslian masing masing tak saling berusaha memaklumi. Niscaya hancurlah ikatan rumah tangga.

Dari sidang di Pengadilan Agama Bojonegoro, dalam pekan ini, ditulis Sabtu (25/03/2017) menyebutkan Melati (nama disamarkan:Red), menginjak lebih 35 tahun, mata julingnya tak pernah berhenti. Mendapati pria lain di satu atap kantor di kawasan Jalan Panglima Sudirman, hasrat PNS Pemkab Bojonegoro itu meledak-ledak. Bakrong, laki laki PNS dan sudah beranak istri tersebut tak pula kalah gesitnya. usianya terpaut 10 tahun dengan Melati, bukan ukuran dan timbangan. Dalam sebuah kesempatan yang ditunggu tunggu keduanya, pasangan haram ini berintim ria di dalam kost jauh dari mereka tinggal. Adegan layak sensor ini, entah bagaimana mulanya tertangkap tangan Mawar, istri sah Bangkrong. Sang istri pun malu luar biasa. Meski tahu betul akan kehilangan tulang punggung keluarga.

Ada yang bilang, lelaki itu tak beda jauh dengan dengan Kucing Garong. Di rumah sudah disediakan menu empat sehat lima sempurna, di jalan ketemu nasi basi diembat juga. Bangkrong, boleh jadi, tak berlebihan bila disamakan dengan idiom tersebut. Ini karena istri di rumah cukup cantik, di luar mata mata julingnya tak berhenti berkedip demi melihat Melati. Walhasil, lelaki ini kemudian sibuk bukan main.

Semua orang tahu, Mawar, istri Bangkrong terkenal cantik. Berkulit sawo matang, wajahnya teduh. Rambut panjangnya ditopang sepasang kaki bak belalang.Tapi ternyata, Bangkrong masih kurang juga. Dia menginginkan menu lain sebagai kelengkapan cita rasa sekadar pengusir jenuh dan coba mencicipi racikan lain.

Kemudian, kata Bangkrong, selingan dan variasi hidup itu sangat diperlukan berupa selingkuh yang dimaknainya dengan selingan keluarga utuh.

Gilanya, tabiat mata keranjang Bangkrong tak pernah henti walau kerap diancam istri hendak dipotong kemaluannya. Belakangan hari lalu, dia tertarik berat pada Melati PNS. Soal wajah, Melati sebetulnya biasa-biasa saja. Tapi bicara soal bodi, di sinilah titik tolak perburuan kaum lelaki. Semlohoi berdaya tarik luar secara kasat mata.

Bangkrong selalu berangan-angan, kapan tiba saatnya bias melampiaskan rindu dendamnya pada Melati seorang.

Risiko atas apa yang akan terjadi, tak pernah mampir di pikirannya. Seperti biasa, kisah perselingkuhan itu diawali dengan komunikasi melalui sms dan telepon. Bangkrong makin penasaran manakala Melati yang digoda terus mengejarnya. Kata sayang dan kangen berat setiap waktu didengungkan Melati.

Sewaktu Bangkrong menanyakan melalui telepon sedang pakai baju apa, jawaban Melati tak mengenakan sehelai benang pun, lelaki itu tambah kelimpungan disiksa gejolak nafsu luar biasa.  
“Beraninya lewat telepon. Kalau memang berani, temui aku Minggu pagi di rumah kontrakan,” serang Melati diantara desahan suaranya.

Maka, selanjutnya Melati tak lama kemudian langsung digelandang masuk rumah untuk menjawab tantangannya. Belum tuntas urusan kepuasan nafsu, kepergok warga. Urusan satu menit tersebut memanjang ibarat seutas tampar tiada ujung.

Mawar istri Bakrong, tak mampu menahan sakit hatinya melihat suaminya bergumul dengan perempuan yang sangat dikenalnya dalam perselingkuhan. Pembelaan Bangkrong dan tangis menghiba Melati, tak mampu menghalangi niat bulat Mawar. Ternyata juga Melati memiliki suami sah yang akhirnya dari perselingkuhannya itu menyebabkan proses cerai. Bangkrong juga PNS Pemkab Bojonegoro, beralamat di Soko Kabupaten Tuban itu kabarnya dipindah tugas. (citizen jurnalism mujianto/red)

3698total visits,0visits today

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open


Hotline red.bojonegoropost@gmail.com
Redaksi Perum Citra Permata Rajekwesi AA No 4, Ngumpakdalem, Dander, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi