Press "Enter" to skip to content

Satreskrim Bekuk Jambret HP Jalanan

Bojonegoro Post – Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro, melakukan publik ekspose pelaku jambret handphone di Mapolres Bojonegoro, Senin (27/03/2017). Ulah tersebut dilakukan MJN (21) warga Desa Ngunut Kecamatan Dander kepada korban Trizka Ayu Ratna Sari (18) warga Desa Sumberragung Kecamatan Dander.

“Atas Perbuatannya, pelaku terjerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara,” terangnya. Dia menjelaskan kronologi kejadian dihadapan rekan wartawan dari berbagai media masa. Berdasar keterangan Satreskrim Polres Bojonegoro, pada Jumat (17/03/2017) sekira Pukul 19.00 WIB korban tengah menggunakan handphone bermerk Oppo Neo 7 saat mengendarai motor.

“Saat korban akan memasukan handphone ke tas. Tiba tiba pelaku memepet korban dari arah sebelah kiri. Kemudian tak butuh waktu lama pelaku mengambil handphone korban dan melarikan diri,” tambahnya.

Saat itu, pelaku sempat dikejar korban hingga Desa Plesungan Kecamatan Kapas. Namun, dengan mengendarai vario merah, pelaku lolos dari kejaran korban perempuan belia itu. Sehingga, korban tidak perlu berpikir panjang langsug melaporkan ke Polres Bojonegoro. Masih kata kapolres, atas laporan tersebut piket Reskrim dan gabungan unit buser melakukan penyelidikan serta memgumpulkan bahan keterangan dari masyarakat.

“Dari penyelidikan tersebut, Reskrim dan Gabungan Unit Buser menemukan identitas pelaku dan ciri ciri pelaku saat kejadian tersebut. Sehingga penyidikan berlanjut ke desa Ngunut kecamatan Dander dimana saat itu dicurigai pelaku dan tengah diinterogasi, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya,” terangnya.

Atas pengakuan tersebut, Polres Bojonegoro berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya Satu Unit Handphone merk Oppo dan satu unit sepeda motor honda Vario beserta helm hitam. Adanya hal itu, Kapolres mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu fokus dalam berkendara.

“Oleh karena itu saya menghimbau kepada masyarakat. Kalau membawa tas tangan tolong taruh di depan. Tas apapun ditaruh di depan di pangku kalau boncengan. Karena itu juga jangan ada perhiasan dan jangan menampakkan handphone. Fokuslah saat di jalan mengendarai motornya. Jangan menendarai sambil menggunakan hp,” katanya.

Menurutnya, hal tersebut menjadi kerawanan. Baik korban kejahatan, entah itu perampokan maupun penjambretan. (andri yanto/red)

619total visits,0visits today

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open


Hotline red.bojonegoropost@gmail.com
Redaksi Perum Citra Permata Rajekwesi AA No 4, Ngumpakdalem, Dander, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi