Debt Collector Terancam 11 Tahun Penjara

Bojonegoro Post – Gerak cepat Polres Bojonegoro telah membuahkan hasil. Sehingga pada Jumat (31/03/2017) ini AKBP Wahyu S Bintoro, Kapolres Bojonegoro melakukan publik ekspose kepada sejumlah media massa yang ada di Mapolres Jalan MH Thamrin Bojonegoro.

“Setelah melakukan sejumlah penyidikan atas kasus ketiga Debt Collector, akhirnya kami dapat melakukan publik ekspose,” terang japolres.

Dari sejumlah keterangan yang di dapat, Ia menyampaikan kronologi kejadian yang menimpa korban Lutfi Octaviani saat dihadang pelaku Samiyono (40) warga asal Sumberragung Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban. Kustiono (46) warga Desa Ngraseh Kecamatan Dander, Bojonegoro dan Mujiono Desa Maibit kecamatan Rengel.

“Pada Senin (27/03/2017) sekira Pukul 16.30 WIB. Korban mengendarai motor honda Beat hitam S 6719 AF keluaran 2016 tengah adu mulut dengan ketiga pelaku tersebut atas motor dikendarainya yang akan diminta,” katanya.

Adanya keributan yang terjadi di Ruko U tepatnya di depan Getz Karoeke turut Jalan Veteran Bojonegoro, dua wartawan dari media elektronik mendatangi keributan tersebut untuk melakukan peliputan. Namun, kedatangan dua wartawan bagi ketiga debt collector yang akan melaksanakan aksinya tersebut dirasa mengganggu. Akhirnya, masih kata kapolres ketiga pelaku tersebut merasa tidak senang dan bahkan sempat ada adu mulut dengan kedua wartawan.

“Sehingga pelaku debt collector eksternal itu mengumpat kepada kedua wartawan. Bahkan sempat menutup nutupi kamera wartawan yang bertugas serta memberikan ancaman dan pergi,” tambahnya.

Dari penyidikan pihaknya berhasil menyita sejumlah barang bukti dan atas tindakannya itu, ketiga pelaku terancam 11 tahun penjara.”Kami berhasil menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya, satu unit honda beat hitam, satu unit mobil agya merah nopol S 1137 C, satu bendel surat tugas dari PT Lestari Duta Usaha dan Satu bendel kertas dari satu lembar sertifikat jaminan fidusia,” jelasnya.

Sehingga polisi menetapkan pasal berlapis dari aturan hukum yang dilanggar ketiga pelaku yakni, UU Pers pasal 4 Jo Pasal 18 UU RI/1999 dengan acaman 2 tahun dan 1 tahun penjara atas pasal 335 KUHP perbuatan tidak menyenangkan serta pasal 368 KUHP ayat 1 jo 55 dengan ancaman 9 tahun penjara. (andri yanto/red)

540total visits,0visits today

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply

© 2016 Bojonegoro Post. All Rights Reserved. Design by ThemeVina
Open


Hotline redaksibojonegoropost@gmail.com
Redaksi Jl. MH THamrin, Tegal Luwung No 17, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi