DPRD Akan Bahas Soal Proyek Pasar Ngampel

Bojonegoro Post – Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto, menyebutkan aset pemerintahan turut Jalan Pemuda dan Jalan Veteran itu telah ditelantarkan. Karena lebih dari setahun aset milik Pemerintah Desa Ngampel Kecamatan Kapas Bojonegoro, tidak ada progress pembangunannya.

“Sehingga, hanya tampak pemandangan sederet seng yang mengganggu keindahan tata kelola perkotaan,” ujarnya, Sabtu (20/05/2017).

Seng yang ada hanya dipakai untuk pembatas antara tanah seluas 23.755 meter persegi dengan jalan raya. Padahal, masih kata Sukur, sebelumnya telah direncanakan Pemerintah desa Ngampel sebagai lahan bangunan pasar untuk mewujudkan sarana perdagangan yang kondusif dan berdaya saing, yang telah disiapkan pihak kedua PT Teguh Jaya Bojonegoro dengan dana senilai Rp 72,3 miliar.

Lalu, lamanya Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Ijin Ganguan atau HO membuat Pelaksana Pembanguan Pasar Ngampel Sutrisno mendatangi Kantor Dinas Penanaman Modal dan PSP, kabupaten Bojonegoro (12/04/2017) lalu.

“Karena itu, kami akan panggil dinas terkait, mungkin Senin (22/05/2017) depan. Khususnya DPMD, Dishub dan Satpol PP untuk membahas persoalan itu,” terang Sukur.

Soal kerugian negara dia mengumpamakan, misalnya dengan tanah seluas itu sebenarnya bisa disewakan ke penyewa senilai Rp 100 Juta. Tapi dia, menyebutkan kalau setahun lebih tanah tersebut (aset) rugi telah dibiarkan. “Harusnya segala sesuatu ijinnya itu (fix) kan terlebih dulu,” tandasnya dengan berharap agar seng tersebut segera di tertibkan. (andri yanto/red)

1080total visits,0visits today

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply

© 2016 Bojonegoro Post. All Rights Reserved. Design by ThemeVina
Open


Hotline redaksibojonegoropost@gmail.com
Redaksi Jl. MH THamrin, Tegal Luwung No 17, Bojonegoro