Perajin Cobek Suvenir Tunggu Realisasi dari Pemkab

Bojonegoropost – Para perajin batu alam di Desa Krondonan Kecamatan Gondang benar-benar berharap akan realisasi pengajuan bantuan mesin bubut yang pernah dijanjikan sebelumnya. “Pada tahun 2016 lalu, kami pernah mengajukan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” kata Suyanto, Sekertaris¬† Kelompok Masyarakat Kedung Pring Krondonan.

Menurut para perajin, kala itu pihak Disperindag mengatakan bahwa ajuan mereka telah disetujui dan masuk dalam APBD. “Namun karena ada efisiensi anggaran, pos itu dikepras,” tambahnya.

Namun hingga setahun berlalu, Pokmas yang telah berbadan hukum itu tak lagi mendengar kabar mengenai bantuan tersebut. Hingga kini, ada sekitar 9 rumah kerajinan di Desa Krondonan yang terpaksa masih harus menggunakan amplas tangan karena belum mempunyai alat bubut.

“Bentuk kerajinannya adalah cobek suvenir dari batu alam. Sementara waktu tidak bisa punya stok untuk dipasarkan, mengingat cara manual yang waktu pembuatannya lama. Kami baru bikin bila ada pesanan,” tambahnya.

Kerajinan cobek suvenir dari Desa Krondonan cukup berpotensi meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat, menyusul melimpahnya bahan baku yang dapat menekan biaya produksi. “Harga pasarannya bisa mencapai Rp 85ribu per bijinya,” pungkasnya. (ramon pareno/red)

313total visits,0visits today

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply

© 2016 Bojonegoro Post. All Rights Reserved. Design by ThemeVina
Open


Hotline redaksibojonegoropost@gmail.com
Redaksi Jl. MH THamrin, Tegal Luwung No 17, Bojonegoro