Go Kian An Sebut PN Melawan Putusan MA

Bojonegoropost – Pemohon Badan TITD Hok Swie Bio Bojonegoro, yang diwakili Gandi Koesmianto kecewa ketetapan Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro yang diterimanya melalui surat bernomor W14-U10/1573/Hk.02/11/2017 tertanggal 13 Nopember.

Dalam surat yang diteken panitera PN Bojonegoro Muhammad Jufri dan Ketua PN Bojonegoro Pransis Sinaga ditetapkan, mencabut pelaksanaan eksekusi dan menangguhkan pelaksanaan eksekusi.

“Ketetapan itu menunjukkan kualitas dari lembaga PN yang sangat lemah. Padahal sangat jelas dan gamblang, eksekusi didasari putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 2746 Tahun 2015,” kata Go Kian An, Selasa (14/11).

Menurut dia, sangat jelas dan terang putusan MA. Ketetapan PN disebutnya ada perlawanan putusan MA.”Ini luar biasa dan kuasa hukum kami akan melaporkan tindakan PN Bojonegoro ke Komisi Yudisial dan Ombudsmen,” tegasnya.

Selain itu, Go Kian An merencanakan berkomunikasi dengan pegiat dan akademis hukum. Hal itu dilakukan untuk melakukan penilaian atas ketetapan PN dan harapannya agar ada pembenahan secara mendasar atas penegakan hukum.

Seharusnya, lanjut dia, setelah adanya putusan MA, PN Bojonegoro melanjutkan putusan MA.”Bukan malah PN melakukan perlawanan,” jelasnya. (raysa ayu/red)

432total visits,0visits today

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply

© 2016 Bojonegoro Post. All Rights Reserved. Design by ThemeVina
Open


Hotline redaksibojonegoropost@gmail.com
Redaksi Jl. MH THamrin, Tegal Luwung No 17, Bojonegoro