PN Bojonegoro Jawab Pernyataan Go Kian An

Bojonegoropost – Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro menyatakan bahwa pendapat dari pemohon, yakni Gandhi Koesmianto atau Go Kian An yang mengatakan bahwa PN Bojonegoro dalam posisi lemah adalah justru sebaliknya.

“Justru PN Bojonegero berpegang pada putusan Mahkamah Agung,” ungkap Humas PN Bojonegoro, Isdaryanto. Namun Ia juga menyatakan bahwa perkara tersebut dimenangkan oleh Badan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) yang dalam kurun waktu 2013 sampai 2015 diwakili pengurusnya sah yaitu Go Kian An.

“Berdasarkan putusan tersebut mulai 2016 kepengurusan Bapak Go Kian An sudah habis masa berlakunya dan sesuai AD/ART Badan TITD harus diadakan pemilihan pengurus yang sah,” jelasnya.

Permasalahannya, lanjut dia, yang mengajukan permohonan Eksekusi tersebut sudah habis masa berlakunya. “Sehingga ketika Badan TITD menang, penyerahan aset-aset harus diserahkan kepada pengurus yang masih berlaku,” terangnya.

Maka PN Bojonegoro kemudian mengeluarkan penetapan Penangguhan Eksekusi sampai terpilihnya pengurus yang sah dan legitimate untuk periode 2016 hingga 2019, atau kepengurusan sesudah Go Kian An.

“Jadi bukan putusan MA tidak dilaksanakan. Melainkan ditangguhkan sampai dengan terpilihnya masa kepengurusan Badan TITD yang sah dan masih berlaku sesuai AD/ART. Baru bisa dilaksanakan eksekusi berupa penyerahan aset-aset,” jelasnya.(andri yanto/red)

467total visits,0visits today

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply

© 2016 Bojonegoro Post. All Rights Reserved. Design by ThemeVina
Open


Hotline redaksibojonegoropost@gmail.com
Redaksi Jl. MH THamrin, Tegal Luwung No 17, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi