Ajak Masyarakat Ciptakan Pilkada Damai

Bojonegoropost – KPU Bojonegoro menjadwalkan Juni 2018 mendatang Pilkada akan digelar. Sejumlah kalangan di Bojonegoro berharap Pilkada yang bakal digelar mendatang berjalan damai. Keberagaman adalah kekayaan bangsa Indonesia yang harus dijaga. Termasuk di Bojonegoro.

“Diketahui dari aturan KPU, konstetan Pilkada haruslah diusung minimal 10 kursi Parpol yang ada di DPRD, dan diketahui tidak ada satu Parpol pun yang dapat mengusung calon bupati dan wakil bupati,” kata Nukidin, Ketua Landrock Bojonegoro.

Diketahui Parpol di DPRD, Partai Demokrat dan Golkar masing masing 7 kursi. PAN dan PKB masing masing 6 kursi, PDIP, Gerindra dan PPP masing masing 5 kursi. PKS 4 kursi, Hanura dan Nasdem masing masing 2 kursi. PKPI 1 kursi.

Dari kondisi itu, menurut pimpinan organisasi masyarakat tertua di Bumi Angling Dharma menyebutkan akan rawannya terjadi ketersingungan dan perpecahan antar Parpol dan berdampak ke masyarakat. Nukidin meminta agar tidak bakal terjadi dan meminta kepada Parpol yang mengikuti Pilkada mendatang, untuk mengedepankan kedamaian. Baik di internal Parpol dan sebaliknya.

“Harus ditanamkan sungguh sungguh bahwa damai itu indah dan siapapun yang membuat atau memprovokasi kekacauan dalam Pilkada, haruslah ditangani serius oleh aparat hukum. Dikarenakan Pilkada adalah even yang tidak diperlukan keruwetan dan bukan zamannya terjadi kisruh,” terang mantan PNS Bea Cukai Bojonegoro.

Harapan sama ditegaskan Ketua Parlemen Watch Bojonegoro Herry Pelupesy, menurutnya aparat hukum telah memiliki keahlian untuk mengetahui adanya gerakan yang akan membuat kacau jelang, hari H maupun pasca Pilkada.”Saya sarankan aparat hukum untuk tegas kepada siapapun pengacau pesta demokrasi lima tahunan ini,” tegas mantan anggota DPRD Bojonegoro ini.

Dia juga meminta kepada pengurus Parpol ditingkat kabupaten dan desa desa untuk bersama sama bertujuan baik dalam Pilkada, selalu berkoordinasi dengan aparat hukum.”Jangan sampai terpengaruh dengan provokasi yang inginnya membuat Bojonegoro ini kacau dalam Pilkada mendatang,” tuturnya.

Terpisah Kades Kedungsumber Kecamatan Temayang Kardi merespon keinginan kedua tokoh Bojonegoro tersebut.”Malah kami tunggu sosialisasi atau gerakan dari pihak terkait, yang bertujuan untuk damainya dan kelancaran Pilkada mendatang,” katanya bersemangat. (raisya ayu/red)

206total visits,0visits today

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply

© 2016 Bojonegoro Post. All Rights Reserved. Design by ThemeVina
Open


Hotline redaksibojonegoropost@gmail.com
Redaksi Jl. MH THamrin, Tegal Luwung No 17, Bojonegoro