Besok Sraturejo Gelar Rekreasi Alam Berburu Tikus Beruang

Bojonegoropost – Menghadapi masa tanam akhir tahun ini ternyata mampu menumbuhkan daya kreatifitas, termasuk yang diagendakan oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) “Sumber Harapan” Desa Sraturejo Kecamatan Baureno pada hari Minggu (26/11) besok.

Gapoktan yang terdiri dari tiga Kelompok Tani (Poktan) se-Desa Sraturejo itu bakal menggelar acara bertajuk Rekreasi Alam Berburu Tikus Beruang. “Sebenarnya ini adalah gropyokan tikus, karena banyak keluhan dari petani atas serangan hama tikus,” jelas Sunoko selaku Ketua Gapoktan (25/11).

Di Desa Sraturejo sendiri, pada musim yang lalu hampir seluruh jenis tanaman para petani ludes diserang tikus. Para petani Desa Sraturejo pada musim padi dan jagung terakhir ini merasa kewalahan menghadapi serangan tikus yang populasinya luar biasa, tidak sewajarnya.

“Konsepnya nanti, untuk setiap satu ekor tikus yang didapat peserta, bakal diberi penyemangat seribu rupiah,” tambah Hariyanto Abdulah, selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Sraturejo.

Ia menambahkan, nantinya dana yang digunakan untuk hadiah diambilkan dari kas Gapoktan. “Jadi Tikus Beruang itu artinya Tikus yang Berhadiah Uang,” jelasnya.

Berdasarkan pokok pikiran yang telah diterima pihak Pemdes, untuk peserta lokal diarahkan agar melakukan perburuan di petaknya masing-masing. “Kalau orang luar desa masih bisa ikut rekreasi ini. Dalam edarannya, alat yang boleh digunakan adalah cangkul sehari-hari dan bilah bambu. Itu peserta harus membawa alatnya sendiri,” tambahnya.

Dipilih metode ini, karena gropyokan dinilai mempunyai sejumlah kelebihan. Diantaranya adalah sebagai metode paling mudah, terlebih saat ini lahan pertanian belum ditanami.

“Selain itu juga menghindari penggunaan bahan kimiawi dan beracun. Serta menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan gotong-royong warga desa,” jelasnya.

Disamping itu, diharapkan juga dapat menjadi sarana edukasi bagi para murid sekolah untuk mencintai sawah dan bidang pertanian. “Karena kegiatan ini juga melibatkan lembaga pendidikan. Dan tentunya dapat enjadi sarana rekreasi bagi warga desa dan luar desa, baik yang berprofesi petani maupun lainnya,” pungkasnya.
 
Gapoktab yang terdiri atas Poktan “Tani Subur” (Dusun Jomblong dan Grenjeng), Poktan “Sumber Rejeki” (Dusun Sratu dan Ngrakas) dan Poktan “Tunas Harapan” (Dusun Bakalan dan Caduk) sengaja memilih lokasi lahan persawahan yang ada di sisi selatan lintasan kereta api dan jalan raya, karena memang area itu yang paling parah terserang hama tikus, sementara lahan persawahan yang berada di sisi utara jalan raya masih aman.

Pihak penyelenggara mengajak masyarakat luas untuk ikut berperan, baik secara langsung ataupun bentuk dukungan lainnya, seperti membantu menyediakan peralatan atau konsumsi. (ramon pareno/red)

236total visits,0visits today

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply

© 2016 Bojonegoro Post. All Rights Reserved. Design by ThemeVina
Open


Hotline redaksibojonegoropost@gmail.com
Redaksi Jl. MH THamrin, Tegal Luwung No 17, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi