Alokasi Pupuk Bersubsidi Belum Sesuai Kebutuhan

Bojonegoro Post – Tatik Kasiati, Kasi Pupuk dan Alsintan, Dinas Pertanian Bojonegoro mengatakan bahwa ketersediaan pupuk bersubsidi di Bojonegoro dipastikan tak mencukupi kebutuhan.

Menurutnya itu karena alokasi yang diberikan pemerintah pusat belum sesuai dengan yang diusulkan untuk petani.

“Katakan kebutuhan pupuk urea yang diajukan 100 persen namun hanya diberikan alokasi 80 persen,” kata Tatik, saat ditemui, Kamis (7/11) di kantornya Jalan Ahmad Yani, Bojonegoro.

Bahkan ia menyatakan, jenis pupuk yang lain hanya dicukupi kurang dari 50 persen. Oleh karena itu, lanjutnya, diimbau kepada petani agar mau menggunakan pupuk alternatif, seperti pupuk organik baik cair maupun padat, serta pupuk non subsidi.

“Alokasi tersebut didasarkan pada dana APBN yang tersedia di pusat,” tambahnya.

Demikian, imbuh Tatik, Dinas Pertanian tetap berupaya untuk meminta tambahan alokasi pupuk bersubsidi ke kementerian pertanian.

“Alhamdulillah sampai saat ini Kabupaten Bojonegoro telah mendapatkan tambahan 2 kali,” katanya.

Adapun tambahan pertama dan kedua untuk total pupuk Urea terhitung 15.125 ton, Jenis ZA terdapat 1.824 ton dan 1.019 ton SP36. Sementara jenis lainnya, seperti NPK berjumlah 7.169 ton dan Petroganik 11.827 ton. (andri yanto/red)

87total visits,0visits today

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply

© 2016 Bojonegoro Post. All Rights Reserved. Design by ThemeVina
Open


Hotline redaksibojonegoropost@gmail.com
Redaksi Jl. MH THamrin, Tegal Luwung No 17, Bojonegoro