Wisata Buton, Dari Ditawarkan ke Investor Kini Bisa Mandiri

Bojonegoropost – Bagi penyuka traveling di Bojonegoro, wisata Bukit Tono (Buton) tentu tak asing. Sebuah bukit kecil di jalur utama Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang yang sejak setahun ini dirintis sebagai kawasan wisata desa. Atraksi utama yang disajikan adalah spot-spot buatan yang memang disiapkan sebagai wahana selfie bagi pengunjungnya.

“Wisata Buton ini diluncurkan pada tahun 2016 lalu, yakni sepekan setelah lebaran,” kata Galih Satria Buana Putra, salah satu pengelola wisata Buton.

Spot-spot selfie itu juga didukung panorama alam khas wilayah selatan Bojonegoro. Yakni perbukitan yang eksotis dan hamparan luas lembahnya.

Pada tahun ini, wisata Buton diakui sebagai lokasi wisata desa yang terbaik pengelolaannya. Awalnya, pada tahun 2016 lalu pemuda desa setempat mempunyai ide untuk menawarkan kawasan yang merupakan lahan garapan dari Sekdesnya itu.

“Kami waktu itu mencoba menawarkan lewat sosmed, tentu setelah mendapat restu dari Sekdes. Cita-citanya sih agar ada investor yang bersedia menjadikan tempat itu sebagai usaha wisata, yakni semacam tempat kongkow atau cafe,” tambahnya.

Tak mendapat respon atas upayanya itu, bukan menjadikan pemuda Sambongrejo patah arang. Dari keinginan itulah kemudian mereka sering berkumpul untuk berdiskusi guna mewujudkan keinginan itu.

Hingga pada jelang ramadhan lalu, pemuda setempat yang kebetulan mempunyai usaha pengelasan merasa terpanggil untuk ikut berbuat bagi desanya. Akhirnya, dibuatlah spot-spot dari apapun yang dapat dimanfaatkan.

Setelah spot-spot itu jadi, giliran menentukan mekanisme pengelolaannya. Kala itu disepakati bahwa perlu dibentuk tim khusus guna mengelolanya. “Kita sepakat menggunakan nama Mbegagah Manajemen, yang kesemuanya berisi warga setempat,” tambah Paryono, yang menjabat sebagai juru bicara Kelompok Sadar Wisata desa setempat.

Setelah semuanya disepakati, akhirnya wisata Buton diluncurkan. Dengan mempromosikannya melalui sosmed, ternyata respon dari masyarakat sungguh menggembirakan. Terlebih Pemdes setempat mendukung penuh gebrakan dari para pemuda desa.

“Pak Kades sungguh mendukung, hingga banyak kegiatan yang diarahkan ke Buton,” jelasnya.

Kini, pengelola wisata Buton sedang menyiapkan suguhan baru untuk menunjang daya tarik wisata Buton. Salah satunya adalah wisata kuliner dengan konsep alam terbuka. “Sudah mulai dibangun, termasuk perabotnya,” tambahnya.

Tak mau ketinggalan, pada malam pergantian tahun inipun para pemuda desa setempat telah menyiapkan sajian khusus. Yakni malam renungan, pesta kembang api, musik akustik, hingga panggung hiburan dang dut pada keesokan paginya. (ramon pareno/red)

303total visits,0visits today

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply

© 2016 Bojonegoro Post. All Rights Reserved. Design by ThemeVina
Open


Hotline redaksibojonegoropost@gmail.com
Redaksi Jl. MH THamrin, Tegal Luwung No 17, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi