Momentum Hari Ibu, KPA Bojonegoro PrihatinPenyebaran AIDS

Bojonegoropost – Pihak Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Bojonegoro mengaku prihatin dengan kondisi penyebaran penyakit berbahaya di Bojonegoro. Itu diungkapkan oleh Johny Noor selaku ketua KPA Bojonegoro.

“Terlebih saat mengetahui bahwa banyak ibu rumah tangga yang mengidapnya,” kata pria pensiunan Pegawai Negeri Sipil itu (22/12).

Menurutnya, penderita HIV/AIDS terbanyak di Bojonegoro adalah yang kolom pekerjaannya menjadi ibu rumah tangga. “Ada 83 kasus dan 26 diantaranya adalah ibu rumah tangga, itu berarti 31 persen lebih,” katanya.

Sisanya adalah 18 kasus dari pekerja wiraswasta, 11 buruh kasar, 9 petani, 6 karyawan, 3 Pekerja Seks Komersial (PSK), 1 driver, Polri atau TNI salah satunya ada 1, dan 1 pelajar serta 7 kasus lainnya tidak diketahui.

“Sebanyak 83 kasus diantaranya 16 penderita meninggal dunia yang disebabkan oleh HIV/AIDS,” ucapnya.

Jumlah kasus yang tercatat sejak Januari hingga September tahun ini terbilang menurun dibandingkan tahun 2016. “Tahun 2016  total kasus yang dialami Ibu rumah tangga terhitung 58 dan 2015 ada 14,” sebutnya.

Bertepatan dengan momentum Hari Ibu yang jatuh pada hari ini, Johny mengajak agar semua pihak, khususnya para ibu untuk lebih memahami dan ikut aktif mencegah penyebaran penyaki yang menyerang kekebalan tubuh itu.

Di Jatim sendiri, sambung Johny, Ibu rumah tangga berada di urutan ke 2 dengan penyakit mematikan ini. Sedangkan tertinggi adalah wiraswasta. (andri yanto/red)

346total visits,0visits today

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply

© 2016 Bojonegoro Post. All Rights Reserved. Design by ThemeVina
Open


Hotline redaksibojonegoropost@gmail.com
Redaksi Jl. MH THamrin, Tegal Luwung No 17, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi