Press "Enter" to skip to content

9 Hari Zonakan Makam Kalang, Budpar Habiskan Dana Rp 33 Juta untuk Mamin

Bojonegoropost – Pada akhir tahun 2017 lalu Pemerintah Kabupaten Bojoneogoro (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) melakukan kegiatan zonasi di situs makam kalang yang ada di Kecamatan Malo.

“Benar, tepatnya di Desa Tanggir Kecamatan Malo,“ jelas Suyanto (05/01) Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Bojonegoro.

Kegiatan itu berlangsung selama 9 hari, yakni mulai tanggal 21 hingga 30 Nopember. Selama 9 hari tersebut, ternyata Disbudpar menghabiskan anggaran untuk pemenuhan belanja makan dan minum saja hingga Rp 33 juta lebih.

Ditanya mengenai jumlah personil yang terlibat sehingga menghabiskan dana besar untuk makan dan minum, Suyanto mengaku tidak hafal benar. “Datanya di kantor, termasuk ada laporan lengkapnya. Kalau jumlah personil saya tidak hafal,” jelasnya.

Menurutnya ada 7 elemen yang terlibat dalam kegiatan itu, yakni dari Disbudpar sendiri, Perhutani KPH Parengan yang berkantor di Bojonegoro, BP Trowulan Mojokerto, Asosiasi Arkeolog Indonesia,
Lembaga Ahli Arkeologi UGM Jogjakarta dan mahasiswa, Tim Arkeologi Bojonegoro, dan Pemerintah Desa Tanggir dari wilayah sekitar.

Ditanya mengenai kapasitas Tim Arkeologi Bojonegoro, Suyanto yang biasa dipanggil dengan nama Yanto Munyuk itu kembali menawarkan agar mengambil data lengkapnya di kantor Disbudpar Bojonegoro. “Ada lengkap termasuk pekerja kasarnya, tapi kalau tenaga intinya sekitar 48 termasuk yang dari Perhutani,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Bojonegoro, Amir Syahid belum menjawab saat ditanya mengenai hal tersebut. (ramon pareno/red)

254total visits,0visits today

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open


Hotline red.bojonegoropost@gmail.com
Redaksi Perum Citra Permata Rajekwesi AA No 4, Ngumpakdalem, Dander, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi