Press "Enter" to skip to content

Harga Beras di Desa Lebihi HET Bulog

Bojonegoropost – Dinas Perdagangan Kabupatan Bojonegoro menyatakan bahwa guna menjaga stabilitas harga beras di pasaran, pihaknya kembali menggelar operasi pasar. Operasi pasara itu digelar bersama Bulog Sub Divre III Bojonegoro.

“Jadwalnya kemarin digelar di Pasar Sroyo dan hari ini di Pasar Malo,” kata Kabid Bina Sarana Perdagangan Disdag Bojonegoro Agus Haryana.

Selain mendatangi pasar-pasar, pihak Disdag juga menggelar hal serupa di halaman kantor yang ada di Jalan Ahmad Yani.

Sementara itu, saat ini masyarakat di sejumlah kawasan mengaku resah dengan ketersedian beras di desa. Salah satunya di wilayah Kecamatan Gondang, yang menurut mereka ketersediaan beras untuk konsumsi sudah termasuk mengalami kelangkaan.

Menurutnya, beras yang bisa dikatakan nyaris langka ini terjadi sejak pertengahan Januari lalu, kalaupun ada, harganya mencapai Rp 13 ribu. Mereka berharap ada pasokan ataupun operasi pasar di daerahnya.

Sebelumnya, pihak Bulog Sub Divre III Bojonegoro sempat menyebutkan bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras jenis medium dan premium yang digelar dalam operasi pasarnya dipatok pada harga Rp 9.450 per kilogramnya.

Saat dikonfirmasi mengenai keluhan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bojonegoro belum bersedia menjelaskan penyebab ‘langkanya ‘ beras di wilayaha Kecamatan Gondang itu. (rayan rabani/red)

470total visits,0visits today

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open


Hotline red.bojonegoropost@gmail.com
Redaksi Perum Citra Permata Rajekwesi AA No 4, Ngumpakdalem, Dander, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi