Aplikasi Pemkab Dibiayai LSM Senilai Rp 40 Juta

Bojonegoropost – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bojonegoro Institute (BI) membenarkan bahwa pihaknya membiayai aplikasi yang akan digunakan oleh Pemkab Bojonegoro untuk keberlanjutan rencana keterbukaan dokumen kontrak.

“Benar, selain membiayai pembuatan aplikasi open dokumen kontrak, kita juga melakukan peningkatan kapasitas birokrasinya,” jelas AW Syaiful Huda, Direktur Bojonegoro Institute (30/01)

Ia mengatakan, pihak BI bekerja sama dengan Hivos telah menggelontorkan dana sekitar Rp 40 juta untuk program tersebut. Pihaknya berharap, bila nanti sistem itu benar-benar diimplementasikan, maka dapat meningkatkan pelayanan publik.

“Termasuk memantik kompetisi yang sehat antara penyedia barang dan jasa,” pungkasnya.

Sebelumnya, aplikasi ODC ini digawangi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro. Namun dalam perjalanannya, Pemkab akan meluncurkan aplikasi tersebut dari Bagian Pembangunan. Awalnya, aplikasi tersebut mengadopsi dari aplikasi milik Dinas PU yang telah ada.

Pihak Dinkominfio sempat mengatakan bahwa aplikasi tersebut akan diluncurkan pada awal tahun 2018 ini, namun masih harus menunggu sejumlah penyesuaian.

Berdasarkan pantauan dari situs yang digunakan untuk aplikasi tersebut, ada simulasi tampilan yang bakal dapat diakses oleh masyarakat telah diunggah. Web site milik pemerintah tersebut juga disponsori oleh BI dan Hivos (ramon pareno/red)

292total visits,0visits today

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply

© 2016 Bojonegoro Post. All Rights Reserved. Design by ThemeVina
Open


Hotline redaksibojonegoropost@gmail.com
Redaksi Jl. MH THamrin, Tegal Luwung No 17, Bojonegoro