Press "Enter" to skip to content

Sengaja Silpa, Dua Pejabat Beda Statemen

Bojonegoropost – Kabar yang menyebutkan bahwa dalam beberapa Tahun Anggaran (TA) terakhir Pemkab Bojonegoro dengan sengaja tak menggunakan APBD nya mendapat pembenaran dari Kabag Humas dan Protokol. Hal itu membuat sebagian uang untuk rakyat tersebut masuk dalam Selisih Penggunaan Anggaran (Silpa).

“Bemar, sengaja di Silpa kan,” jawab Heru Sugiharto, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro (31/01).

Uang yang seyogyanya dapat digunakan untuk berbagai program itu, masih menurut Heru, besarannya fluktuatif bergantung harga minyak dunia.

Disinggung apakah Silpa itu senilai Rp 25 Miliar, Heru menegaskan tak tepat senilai itu.

Sementara itu, Kepala Dinkominfo justru mengeluarkan pernyataan yang berlawanan. “Setahu saya kok nggak ada itu,” kata Kusnandaka Tjatur, Kepala Dinas Kominfo.

Seperti diketahui sebelumnya, dalam beberapa TA terakhir Pemkab menyatakan gagal bayar terhadap sejumlah proyek pembangunan. Bahkan sudah bukan rahasia umum bahwa beberapa kali kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus dihilangkan.

Terakhir pada TA 2017 lalu, sisa kegiatan setiap OPD juga dihilangkan hingga 25%. Sejak kebijakan tak menyerap anggaran itu, kini di Bojonegoro ada ‘keharusan’ untuk memberi tanda bintang pada pos anggaran kegiatan, termasuk kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan masyarakat. (ramon pareno/red)

713total visits,0visits today

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open


Hotline red.bojonegoropost@gmail.com
Redaksi Perum Citra Permata Rajekwesi AA No 4, Ngumpakdalem, Dander, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi