Press "Enter" to skip to content

Dinkominfo Sisipkan Materi Anti Hoax Ditiap Programnya

Bojonegoropost – Dalam rangka ikut berperan dalam memberantas hoax dan ujaran kebencian, pihak DInas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Bojonegoro mengaku telah mensosialisasikan perangkat yang berkanaan langsung dengan hal itu.

“Perangkat hukumnya Undang-Undang ITE dengan menekankan pada hoax, ujaran kebencian dan internet sehat,” kata Joko Suhermanto, Kepala Bidang  Pengelolaan Komunikasi Publik, Dinkominfo Bojonegoro.

Ia menambahkan, hal itu selalu dilakukan setiap adad kegiatan di lapangan. “Diantaranya saat pendampingan dan pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat atau dalam rangka web desa,” tambahnya.

Ia mengaku, pemahaman masyarakat tentang UU ITE masih kurang. Hal ini terbukti dari erjadinya sejumlah permasalahan yang pada dasarnya berkenaan dengan UU ITE tersebut, terutama di jejaring sosial.

“Baik itu postingan hoax, status atau komentar yang dapat dikategorikan ujaran kebencian, ataupun hal-hal teknis lainnya. Termasuk mengunggah percakapan atau hal-hal yang mengandung informasi pribadi tanpa seiijin pemiliknya,” jelasnya.

Hal itu tak hanya dilakukan oleh kelompok awam, pengguna internet dari latar belakang intelektualpun tak jarang masih dengan sengaja taupun tidak melakukannya. “Ini berarti tingkat kepemahamannya masih kurang,” tambahnya.

Ditanya apakah nantinya pihak DInkominfo akan memberi porsi khusus terkait hal itu, Joko mengaku bahwa hal itu belum dapat dilakukan. “Sementara masih menjadi sisipan materi dari program lain,” pungkasnya. (ramon pareno/red)

1027total visits,0visits today

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open


Hotline red.bojonegoropost@gmail.com
Redaksi Perum Citra Permata Rajekwesi AA No 4, Ngumpakdalem, Dander, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi