Press "Enter" to skip to content

Temukan Data Budaya Lain di Tiga Obyek Survey

Bojonegoropost – Tim Penyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Bojonegoro hari ini (21/07) telah melakukan penggalian data di sejumlah obyek sebagai bagian dari tahapan penyusunan PPKD Bojonegoro.

“Hari ini kita telah datang langsung ke tiga obyek budaya, yang pertama kami ke mbah Santoso di Desa Padangan, Kecamatan Padangan,” kata JFX Hoery (21/07), tim penyusun yang juga menjadi anggota tim publikasi.

Santoso merupakan pengrajin sekaligus dalang dari dua jenis wayang yang hampir punah, yakni Wayang Thengul dan Wayang Krucil. Kedua obyek budaya tersebut dimasukkan ke dalam kelompok Budaya Masyarakat Lereng Pegunungan Kendeng.

Dengan menggali data dari dua orang narasumber, tim menganggap bahwa wayang thengul dan wayang krucil sangat perlu untuk dimasukkan sebagai obyek pemajuan budaya di Bojonegoro.

Selain di Padangan, tim juga mendatangi lokasi sentra kerajinan gembol jati di Kecamatan Ngraho serta ke kediaman mbah Hardjo Kardi. “Untuk di Ngraho, narasumber kita ada tiga. Yakni Ketua paguyuban, sesepuh serta pelaku. Ternyata disana kita juga menemukan data yang berkaitan dengan upacara adat,” tambahnya.

Sementara itu di Dusun Jepang, Desa Margomulyo Kecamatan Margomulyo, tim ditemui langsung oleh mbah Hardjo Kardi serta puteranya Bambang Sutrisno. Tak hanya mengenai tradisi lisan, di tempat itu tim mendapat berbagai data mengenai unusr lain, termasuk manuskrip, tradisi tradisonal, adat istiadat, dan beberap ahal lainnya.

Rencanaya, survey kedua akan memilih lokasi di Kecamatan Trucuk, Balen, Kedungadem, Baureno dan Kota. (*/muhammad rifai/red)

54total visits,0visits today

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open


Hotline red.bojonegoropost@gmail.com
Redaksi Perum Citra Permata Rajekwesi AA No 4, Ngumpakdalem, Dander, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi