Press "Enter" to skip to content

Soal Sertifikat Tanah, Balai Desa Kunci Didatangi Warga

Bojonegoropost – Pagi tadi (23/07) Balai Desa Kunci Kecamatan Dander didatangi sejumlah warga yang merasa tidak puias dengan pelayanan terkait program sertifikasi. Menurut warga, nasib sertifikat tanah mereka belum memperoleh kejelasan.

“Ada yang hingga 3 tahun namun tak kunjung jadi, padahal sudah habis jutaan,” kata Suki, salah satu warga. Dari penuturan mereka, biaya pengurusan sertifikat salah satu warga telah diserahkan ke salah satu perangkat desa setempat.

Sempat terjadi adu mulut saat warga mempertanyakan perihal tersebut, namun akhirnya perangkat desa yang dimaksud bersedia mengembalikan biaya yang telah diberikan sebelumnya.

Nasib serupa juga menimpa warga lain, bahkan ada yang mengaku hingga menghabiskan biaya hampir Rp 11 juta. Namun dalam pertemuan tersebut, pihak perangkat desa menyatakan bahwa uang milik warga tersebut telah habis digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Diantaranya adalah untuk membayar beberapa saksi desa dan kecamatan, serta pembuatan peta bidang yang mencapai Rp 5juta, biaya ukur dan transport, yang anehnya hingga tiga tahun sertifikat mereka tak kunjung rampung.

Ternyata kasus serupa juga dialami oleh banyak warga, yang sebagian besar masih enggan melaporkannya. Keributan berakhir saat Kepala Desa setempat, Kusyono, meminta agar menempuh jalan tengah, yakni perangkat desa dimaksud bersedia mengembalikan sisa biaya yang elah disetor.

“Saya selaku kepala desa tidak tahu sebelumnya. Mungkin itu tinddakan pribadi perangkat saya. Kami hanya diberi tahu bahwa ada pengukuran tanah, tanpa dilapori kalau ada biaya-biaya. Mudah-mudahan hal ini jangan sampai terulang,” katanya. (muhammad rifai/red)

4744total visits,0visits today

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open


Hotline red.bojonegoropost@gmail.com
Redaksi Perum Citra Permata Rajekwesi AA No 4, Ngumpakdalem, Dander, Bojonegoro

error: Maaf, halaman dilindungi